Korupsi

Uji Kelayakan Capim KPK, Komisi III DPR Rampungkan Proses di Hari Pertama

Sumber Foto: Antara

 

BANDUNG – Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon pimpinan (capim) KPK yang dilakukan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada hari Senin (18/11) yang merupakan hari pertama telah selesai dilaksanakan.

Uji Kelayakan dan kepatutan ini diikuti oleh 20 peserta, yang terdiri dari 10 Calon Pimpina KPK dan 10 Dewan Pengawas KPK (Dewas KPK). Pada tahapan Pertama uji kelayakan dan kepatutan dilakukan untuk para calon Capim KPK.

Setiap peserta memiliki waktu selama 90 menit dan sesi tanya jawab setiap pertanyaan diberi waktu 6 menit.

Akan tetapi pada hari pertama pelaksaan hanya empat Capim KPK yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan tersebut. Rencananya enam Capim KPK lainya akan dituntaskan pada hari Selasa (19/11)

Pengujian kelayakan dan kepatutan pada hari pertama dilakukan secara berurutan terhadap empat Capim KPK, Capim KPK yang pertama kali diuji yaitu Setyo Budiyanto (Perwira Tinggi Polri) dilanjut Poengky Indarti (mantan Komisioner Kompolnas), Fitroh Rohcahyanto (mantan Direktur Penuntan KPK), dan Michael Rolandi Cesnanta (mantan Kepala Bapenda DKI Jakarta).

“Besok tetap laksanakan dari jam 08.30 WIB nanti sampai malam lagi. Kita selesaikan,” kata Rano.

“Pokoknya kita usahakan Kamis (21/11) itu selesai” ujar Rano Alfath yang merupakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Rapat pleno untuk menentukan hasil uji kelayakan Capim dan Calon Dewas KPK dijadwalkan pada Kamis (21/11), meskipun dia menyatakan bahwa jadwal tersebut bisa saja berubah dan dimajukan kapan saja

Selain itu, dia menyampaikan bahwa semua Capim KPK telah mengikuti ujian tersebut telah menandatangani pakta integritas.

Dia menjelaskan, poin utama dalam pakta integritas tersebut adalah setiap individu diharuskan bertanggung jawab atas diri mereka sendiri jika terlibat dalam masalah hukum setelah terpilih menjadi pimpinan KPK.

“Artinya apabila ada temuan hukum nanti ke depannya bukan tanggung jawab kamu, artina harus dipertanggungjawabkan oleh mereka” Ucap Rano. (ka/dbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button